Untitled Document
spacer
spacer
spacer

PENGUNJUNG

Kami ada 7 tamu online

CARI DARI SINI

Akses Email

Alamat Email

Password

Lupa Password Anda
 
spacer

:SITUS DENGAN LUGAS MENGUNGKAP FAKTA SEJAK 15 SEPTEMBER 2004:
SEJAUH EFEKTIFKAN PEMAKAIAN BADGE PNS DAN NON PNS
DI TINJAU DARI EFEKTIF PENERTIPAN PEGAWAI
Oleh Sirajuddin Kasi Evaluasi dan Pelapaoran Dinas Pendidikan Banyuasin

Kita memulai tulisan ini dari batas kota tepatnya di gerbang Kab. Banyuasin, ditemukan pegawai berbaju kuning Pemdah, secara kasat mata mereka adalah pegawai Pemkab Banyuasin, baik itu pegawai Dinas, Badan, Kantor, enta itu masuk pagi atau masuk siang bila ia seorang guru yang kebetulasan masuk siang, atau pegawai yang sedang ada urusan di lingkungan Pemkab Banyuasin dengan label logo Banyuasin.

Bertitik tolak dari itu Pemkab Banyuasin telah berupaya supaya pegawai di jajarannya tidak terlambat masuk kantor, upaya tersebut di mulai dari para pejabat eselon II, dan III dengan di bangunkan perumahan dinas untuk para pejabat tersebut, mobil dinas dan fasiltas lainnya, tidak hanya sebatas itu saja upaya Pemkab. Banyuasin untuk pegawai umumnya telah disediakan 2 (dua) Bus Pemkab Banyuasin yang setiap pagi dengan setia menanti para pegawai untuk masuk kerja, tetapi masih ada saja alasan para pegawai yang kesiangan, ini tentu berbagai alasan, jika saja setiap dinas, badan dankantor 1 (satu) orang yang terlambat dan mereka ngumpul di batas kota secara kasat mataberarti lebih dari 30 pegawai yang setiap harinya datang terlambat dengan berbagai alasan yang klasik seperti macet, urusan keluarga, dll.

Alasan tersebut tentu masih masuk akal, teteapi jika ini dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan citra buruk pegawai banyuasin secara keseluruhan, upaya Pemkab Banyuasin baru-baru ini berjalan efektif dengan menutup portal di jalan arah Kantor Departemen Agama dan di jalan pintu utama masuk komplek perkantoran dengan melibatKan SATPOL PP, hasilnya memang dirasakan efektif, ini dapat kita lihat di batas kota tidak ditemukan lagi pegawai banyuasin yang menunggu kenderaan tumbangan baik itu teman, angdes, maupum bus jurusan Jambi, maupun Sekayu, tetapi perlu disadari sejauh manakah efektif dengan menata pegawai terlambat tersebut dengan daftar nama pegawai terlambat tersebut di serahkan kembali ke SKPD masing-masing untuk diberikan tindakan yang diperlukan semisal teguran lisan, tertulis, penundaan berkala dan naik pangkat Sekarang ada lagi gebrakan

Pemkab Banyuasin, terhitung 1 Mei 2010 nanti semua pejabat esselon, staf pns dan staf non pns memakai badge bertulisan skpd masing-masing, dengan memakai badge tersebut tentu keaktifkan para pegawai diharapkan akan meningkat, teteapi ditinaju dari segi efektifnya tentu perlu kajian ulang, namun kita sambut gebrakan tersebut dengan membiasakan masuk kantor di bawah pukul delapan karena tepat pukul delapan diawali dengan apel pagi dan pukul empat soreh dengan apel soreh.

Menutup tulisan ini saya akan menitipkan salam bahwa pujian/penghargaan dan hukumman bagi para pegawai masih efektif diterapkan, dan mari kita mulai gebrakan ini tidak didasari kejar terget dan bernuansa politis, tetapi kecendrungan bahwa kewajiban para pegawai mentaati peraturan yang telah ditentukan dengan demikian roda pemerintahan akan berjalan efektif dan efisien sehingga layanan kepada publik kian hari kian terasa, dan pada ahirnya masyrakat sejahtera tentu bukan sebuah hayalan.


NANTIKAN PENGUMUMAN KELULUSAN DI WEB INI




MARI BERGABUNG FACEBOOK ALUMNI SMAN 1 TALANG KELAPA

Facebook ini sengaja diciptakan buat anda semua, dan dibikin oleh  

Silahkan contact Admin SMANSATAPA :


 

 

SEKOLAH GRATIS
 

Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 31 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Sekolah Gratis di Provinsi Sumatera Selatan klik disini

Bahan penjelasan Perda Nomor 3 Tahun 2009 Sumsel dan Pergub Sumsel Nomor 31 Tahun 2009.



Baca selebihnya...
spacer
spacer
HAK CIPTA@2004-2010 TIM PENGEMBANGAN TIK SMAN 1 TALANG KELAPA SMANSATAPA